Kesalahan Umum Pemilik Bisnis Saat Membuat Website Pertama Kali.
Kesalahan Umum Pemilik Bisnis Saat Membuat Website Pertama Kali
Website pertama sering dibuat dengan niat baik.
Sayangnya, niat baik saja tidak cukup.
Banyak pemilik bisnis baru sadar satu hal setelah website jadi:
“Kok nggak ada hasilnya, ya?”
Bukan karena bisnisnya buruk.
Bukan karena pasarnya sepi.
Tapi karena kesalahan mendasar di awal pembuatan website.
Dan yang paling menyakitkan:
kesalahan ini sering tidak disadari.
Website Pertama Biasanya Dibuat dengan Asumsi, Bukan Strategi
Pemilik bisnis sering berpikir:
-
Yang penting online dulu
-
Nanti juga jalan sendiri
-
Website itu cuma formalitas
Padahal website adalah alat kerja, bukan pajangan digital.
Kesalahan di awal akan terasa mahal di belakang.
### 1. Fokus ke Tampilan, Lupa ke Tujuan
Website terlihat cantik.
Animasi banyak.
Warna menarik.
Tapi pengunjung bingung:
-
Harus ngapain?
-
Mau klik ke mana?
-
Apa yang ditawarkan?
Inilah kesalahan paling umum saat menggunakan jasa pembuatan desain website tanpa strategi.
Website yang baik selalu dimulai dari satu pertanyaan:
“Pengunjung harus melakukan apa?”
Tanpa tujuan jelas, website hanya menghabiskan trafik.
### 2. Terlalu Banyak Menu, Terlalu Sedikit Arah
Pemilik bisnis ingin semuanya ada:
-
Profil
-
Layanan
-
Galeri
-
Artikel
-
Testimoni
-
Promo
Akhirnya pengunjung malah tidak memilih apa-apa.
Website yang efektif justru:
-
Menyederhanakan pilihan
-
Mengarahkan fokus
-
Mengurangi kebingungan
Dalam jasa desain online shop, ini sangat krusial.
Terlalu banyak opsi justru menurunkan penjualan.
### 3. Tidak Memikirkan Pengguna HP
Website dibuat rapi di laptop.
Begitu dibuka di HP:
-
Teks kecil
-
Tombol susah ditekan
-
Scroll berantakan
Padahal mayoritas pengunjung datang dari HP.
Bisnis lokal yang menggunakan jasa desain web sidoarjo dengan pendekatan mobile-first jauh lebih siap bersaing dibanding website yang hanya “bisa dibuka”.
Jika website tidak nyaman di HP, pengunjung langsung pergi.
### 4. Tidak Menyediakan Jalur Komunikasi Cepat
Pengunjung tertarik.
Tapi tidak ada:
-
Tombol WhatsApp
-
Nomor jelas
-
Arah kontak cepat
Akhirnya mereka menunda.
Dan yang ditunda biasanya tidak pernah kembali.
Website tanpa komunikasi cepat seperti toko tanpa penjaga.
### 5. Menganggap Website Sekali Jadi, Selesai
Banyak pemilik bisnis mengira:
“Website sudah jadi, tinggal ditinggal.”
Padahal website butuh:
-
Update
-
Analisis
-
Perbaikan bertahap
Website adalah proses, bukan proyek satu kali.
Tanpa evaluasi, website akan tertinggal.
### 6. Kesalahan Serius pada Website Sekolah
Kesalahan ini juga sering terjadi saat membuat website sekolah.
Website sekolah dibuat:
-
Terlalu formal
-
Terlalu kaku
-
Sulit diakses
Padahal yang mengakses:
-
Orang tua
-
Siswa
-
Masyarakat
Kami sering menangani perbaikan dari:
-
Website sekolah yang tidak efektif
-
Struktur membingungkan
-
Informasi sulit ditemukan
Kami membantu:
-
Mengembangkan website sekolah terbaik
-
Menyediakan website sekolah gratis terbaik
-
Menangani ulang pembuatan website sekolah agar lebih ramah pengguna
Dengan pendekatan yang tepat, membuat web sekolah bisa meningkatkan kepercayaan secara signifikan.
Soal biaya pun sering disalahpahami:
-
harga website sekolah dianggap mahal
-
padahal harga pembuatan website sekolah bisa disesuaikan kebutuhan
Yang mahal justru website yang tidak berfungsi.
### 7. Memilih Jasa Website Tanpa Pendampingan
Kesalahan terakhir yang sering fatal:
memilih jasa yang hanya “membuat”, bukan “mengarahkan”.
Website dibuat.
File diserahkan.
Lalu selesai.
Tanpa edukasi.
Tanpa arahan.
Tanpa dukungan.
Website seperti ini cepat mati.
Website Pertama Harusnya Menjadi Pondasi, Bukan Beban
Website yang dibuat salah di awal:
-
Sulit dikembangkan
-
Mahal diperbaiki
-
Tidak menghasilkan
Sebaliknya, website yang dibangun dengan benar:
-
Bisa tumbuh
-
Bisa dioptimalkan
-
Bisa menghasilkan jangka panjang
Kesalahan bukan aib.
Tapi mengulang kesalahan yang sama adalah kerugian.
Solusi Website yang Dibangun dengan Pendampingan
Melalui websitedeveloper.my.id, kami:
-
Membangun website yang sesuai dengan kebutuhan klien
-
Memberikan pelayanan cepat, responsif, dan terkoneksi dengan media sosial
Kami tidak hanya membuat website online.
Kami mendampingi agar website benar-benar digunakan dan berkembang.
FAQ – Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Bagaimana proses pembuatan website dari awal hingga akhir?
Dimulai dari analisis kebutuhan bisnis, perencanaan tujuan website, desain UI, pengembangan teknis, pengisian konten, pengujian, hingga website siap digunakan dan dikembangkan.
Apa itu analisis web dan bagaimana cara menggunakannya?
Analisis web membantu membaca perilaku pengunjung sehingga kesalahan bisa diperbaiki dan performa website meningkat.
Apakah ada perbedaan antara desain web dan pengembangan web?
Ada. Desain web fokus pada pengalaman pengguna, sedangkan pengembangan web fokus pada sistem dan performa teknis.
Apa yang dimaksud dengan UI (User Interface) dalam desain web?
UI adalah tampilan visual seperti layout, warna, dan tombol yang memengaruhi kenyamanan dan keputusan pengunjung.
Apa yang dimaksud dengan SEO-friendly website?
SEO-friendly website adalah website yang strukturnya mudah dibaca mesin pencari dan nyaman digunakan pengunjung.
Penutup: Website Pertama Menentukan Arah Bisnis Digital Anda
Website pertama adalah fondasi.
Jika fondasinya salah, semuanya terasa berat.
Jangan membuat website hanya karena “harus punya”.
Buatlah karena ingin berfungsi.
Karena website yang benar sejak awal:
-
Lebih hemat
-
Lebih efektif
-
Lebih menghasilkan
Dan yang terpenting—
tidak membuat Anda menyesal di belakang.
Untuk info lebih lanjut hubungi nomor WhatsApp berikut :
https://wa.me/62895324817728
Instagram :
https://www.instagram.com/website_termurah.id?igsh=N2thM3k4N3g1NHM3
Baca selengkapnya artikel kami :
https://websitedeveloper.my.id/wp-admin/post.php?post=7380&action=edit


