Kelebihan Single Page Website vs. Multi Page: Mana yang Lebih Baik untuk Konversi?
Di era digital yang semakin cepat, bisnis dipaksa untuk bergerak lebih lincah. Performa website bisa menjadi penentu utama apakah audiens akan membeli produk, mengisi formulir, atau sekadar mempercayai brandmu. Karena itu, keputusan sederhana seperti memilih Single Page Website atau Multi Page Website dapat memengaruhi hasil konversi secara signifikan.
Banyak pemilik bisnis, sekolah, hingga UMKM yang menghubungi layanan seperti jasa desain online shop, jasa desain web Sidoarjo, bahkan layanan pembuatan website sekolah, sering bertanya:
“Web seperti apa yang paling cocok agar pengunjung langsung melakukan tindakan?”
Artikel ini membahas dengan jelas, lugas, dan mendalam, supaya kamu tidak salah langkah.
Apa Itu Single Page Website?
Single Page Website adalah situs yang hanya memiliki satu halaman utama. Semua informasi dimuat dalam satu alur scroll, sehingga pengguna cukup menuruni halaman tanpa berpindah ke halaman lain. Website model ini populer untuk landing page, bisnis kecil, portofolio, dan campaign tertentu.
Ciri utamanya:
-
Navigasi scroll.
-
Fokus pada satu tujuan konversi.
-
Loading cepat (jika dioptimalkan).
-
User journey sangat terkontrol.
Apa Itu Multi Page Website?
Multi Page Website memiliki banyak halaman dengan struktur navigasi yang lengkap: Home, Tentang Kami, Layanan, Blog, Kontak, dan lainnya. Jenis ini cocok untuk website yang membutuhkan banyak informasi, seperti website sekolah terbaik, corporate brand, marketplace, dan platform edukasi.
Ciri utamanya:
-
Konten lebih luas.
-
SEO lebih kuat.
-
Navigasi bertingkat.
-
Cocok untuk bisnis yang berkembang.
Single Page vs. Multi Page: Mana yang Lebih Baik untuk Konversi?
Dari sudut pandang konversi, jawabannya: tergantung tujuan bisnismu.
Mari kita bahas tiga aspek penting berikut:
1. Kecepatan Pengambilan Keputusan Pengunjung
Di zaman serba cepat ini, pengunjung tidak ingin berpikir terlalu lama. Single page unggul dalam hal ini karena:
-
Pesan langsung ke inti.
-
Tidak ada distraksi antar halaman.
-
Fokus pada tombol CTA (Call to Action).
Namun, jika bisnismu menjual banyak layanan, kamu butuh multi page supaya informasi tidak menumpuk dan membingungkan.
2. Kedalaman Informasi
Jika kamu ingin:
-
menjelaskan profil sekolah secara lengkap,
-
menampilkan kurikulum,
-
menambahkan fitur galeri,
-
menampilkan daftar guru dan fasilitas lengkap pada website sekolah terbaik,
maka multi page wajib digunakan. Karena itu banyak layanan pembuatan website sekolah merekomendasikan struktur multi page agar mudah dikembangkan.
Namun, untuk bisnis yang tujuannya satu — misalnya hanya menjual satu produk atau mengumpulkan leads — single page jauh lebih efektif.
3. Skalabilitas Jangka Panjang
Single page cocok untuk:
-
usaha rumahan,
-
UMKM,
-
landing page promosi,
-
campaign event,
-
jasa rumahan sederhana.
Multi page cocok untuk:
-
sekolah besar yang ingin membuat website sekolah terstruktur,
-
institusi yang butuh blog,
-
perusahaan yang punya banyak divisi,
-
bisnis yang ingin SEO maksimal.
Dan jangan lupa: jika kamu berencana memasukkan fitur premium seperti database siswa, integrasi pembayaran, dan dashboard admin, hanya multi page yang dapat mengakomodirnya.
Kelebihan Single Page Website untuk Konversi
Single Page unggul dalam beberapa hal berikut:
1. Loading Lebih Cepat
Karena hanya satu halaman, website load lebih ringkas. Ini sangat mendukung konversi.
2. Fokus pada Aksi Pengguna
Setiap elemen dirancang untuk mengarah ke satu CTA, misalnya:
-
Hubungi WhatsApp
-
Beli Sekarang
-
Daftar Sekolah
3. User Experience Lebih Sederhana
Pengunjung tidak bingung mencari informasi. Semuanya ada di satu tempat.
4. Cocok untuk Beriklan
Landing page single page sangat ideal saat kamu menjalankan iklan Facebook Ads atau Google Ads.
Kelebihan Multi Page Website untuk Konversi
1. SEO Jauh Lebih Kuat
Google lebih mudah mengindeks banyak halaman, seperti:
-
Profil sekolah
-
Kurikulum
-
Prestasi siswa
-
Blog edukasi
Ini membuat website seperti website sekolah gratis terbaik atau premium menjadi lebih mudah ditemukan.
2. Informasi Lebih Lengkap dan Kredibel
Orang tua calon siswa, klien perusahaan, atau investor butuh informasi lengkap sebelum mengambil keputusan.
3. Skalabilitas Tanpa Batas
Kamu bisa menambahkan:
-
halaman ekstra,
-
fitur baru,
-
blog,
-
ecommerce,
-
LMS (Learning Management System),
tanpa mengubah struktur utama website.
4. Cocok untuk Branding Jangka Panjang
Bagi sekolah, bisnis besar, atau perusahaan, multi page lebih menjual dari sisi profesionalitas.
Bagaimana Dengan Harga Website?
Hal ini sering ditanyakan:
-
berapa harga website sekolah?
-
berapa harga pembuatan website sekolah?
-
apakah bisa lebih murah?
-
apakah bisa dicicil?
Biasanya:
-
Single page: lebih murah karena strukturnya sederhana.
-
Multi page: lebih mahal karena struktur, fitur, dan waktu pengerjaan lebih panjang.
Namun, website yang baik adalah yang menghasilkan konversi, bukan yang paling murah.
Catatan Penting: Fokus Pada Kebutuhan, Bukan Tren
Ma Huateng pernah menekankan bahwa teknologi adalah alat untuk memperkuat tujuan, bukan sekadar mengikuti tren. Hal ini berlaku pada pemilihan tipe website.
Jika kamu butuh:
-
website cepat jadi,
-
langsung ingin pelanggan masuk,
-
atau ingin menjual 1 layanan utama,
gunakan single page.
Jika kamu butuh:
-
kredibilitas jangka panjang,
-
struktur lengkap,
-
SEO kuat,
-
website sekolah terbaik,
gunakan multi page.
websitedeveloper.my.id
Agar kamu tidak salah langkah, platform ini membantu kamu dengan:
-
membangun website sesuai kebutuhan klien,
-
pelayanan cepat & responsif,
-
terhubung langsung dengan media sosial,
-
harga transparan,
-
UI/UX profesional,
-
support setelah website selesai.
Mulai dari jasa pembuatan desain website, jasa desain online shop, hingga membuat web sekolah, semuanya tersedia.
Kesimpulan Utama
Single page lebih baik untuk konversi cepat, sedangkan multi page lebih baik untuk pertumbuhan dan kredibilitas jangka panjang. Pilihan terbaik selalu kembali ke kebutuhan brand dan strategi pemasaranmu.
FAQ — Sesuai Judul & Tema
Bagaimana proses pembuatan website dari awal hingga akhir?
Biasanya meliputi:
-
Konsultasi kebutuhan.
-
Perencanaan struktur website.
-
Desain UI/UX.
-
Pengembangan (coding).
-
Pengisian konten.
-
Optimasi SEO.
-
Testing dan revisi.
-
Launching website.
-
Maintenance berkala.
Apa itu analisis web dan bagaimana cara menggunakannya?
Analisis web adalah proses membaca data seperti jumlah pengunjung, durasi kunjungan, sumber traffic, hingga perilaku pengguna. Kamu bisa menggunakan:
-
Google Analytics
-
Search Console
-
Heatmap tools
Tujuannya: meningkatkan konversi dan memperbaiki bagian website yang kurang optimal.
Apakah ada perbedaan antara desain web dan pengembangan web?
Ada.
Desain web fokus pada tampilan, warna, layout, ikon, dan pengalaman pengguna (UI/UX).
Pengembangan web fokus pada coding, server, database, dan fungsi teknis.
Apa yang dimaksud dengan UI (User Interface) dalam desain web?
UI adalah tampilan visual yang dilihat pengguna, seperti tombol, warna, ikon, menu, dan layout. UI yang baik membuat pengunjung mudah memahami alur website.
Apa yang dimaksud dengan SEO-friendly website?
Website yang dioptimalkan agar mudah ditemukan Google. Cirinya:
-
loading cepat,
-
struktur rapi,
-
mobile-friendly,
-
punya meta title & meta description,
-
konten informatif dan original.
Website seperti ini membantu sekolah atau bisnis muncul di halaman pertama Google.
Untuk info lebih lanjut hubungi nomor WhatsApp berikut :
👉 https://wa.me/62895324817728
Instagram :
👉 https://www.instagram.com/website_termurah.id?igsh=N2thM3k4N3g1NHM3
Baca selengkapnya artikel kami :




