5 Ciri Website Bisnis yang Buruk (Dan Cara Memperbaikinya)
Tidak semua website yang online benar-benar berfungsi.
Banyak yang ada, tapi tidak bekerja.
Lebih berbahaya lagi, website yang buruk sering kali tidak disadari pemiliknya.
Padahal setiap hari, ia diam-diam mengusir calon pelanggan.
Di tahun 2026, website bukan soal hadir atau tidak.
Website adalah soal bermanfaat atau merugikan.
Artikel ini akan membantu Anda mengenali tanda-tandanya — sebelum terlambat.
Website Buruk Bukan Masalah Selera, Tapi Fungsi
Website yang buruk bukan berarti jelek secara estetika.
Ia buruk karena gagal menjalankan tugas utamanya: meyakinkan dan mengarahkan.
Dan kabar baiknya, hampir semua masalah website bisa diperbaiki.
1. Website Lambat dan Sulit Diakses
Pengunjung tidak sabar.
Jika website tidak terbuka dalam beberapa detik, mereka pergi.
Dampaknya:
-
Bounce rate tinggi
-
Ranking Google turun
-
Kepercayaan hilang
Solusi:
Optimasi kecepatan, hosting yang tepat, dan struktur kode yang bersih.
2. Pesan Utama Tidak Jelas
Jika pengunjung bertanya:
“Ini bisnis apa dan bisa bantu apa?”
maka website Anda sedang bermasalah.
Website yang baik harus menjawab itu dalam 5 detik pertama.
Solusi:
Perbaiki headline, fokus pada masalah pelanggan, bukan cerita tentang diri sendiri.
3. Tidak Mobile-Friendly
Mayoritas pengunjung datang dari HP.
Website yang berantakan di layar kecil adalah alarm bahaya.
Banyak website gagal hanya karena:
-
Tulisan terlalu kecil
-
Tombol sulit diklik
-
Navigasi membingungkan
Solusi:
Gunakan desain responsif dan uji langsung di berbagai perangkat.
4. Tidak Ada Arah (CTA)
Website tanpa ajakan bertindak seperti toko tanpa kasir.
Pengunjung melihat-lihat… lalu pergi.
Solusi:
Tambahkan CTA yang jelas:
-
Konsultasi Gratis
-
Hubungi Sekarang
-
Daftar Sekarang
Terutama untuk bisnis jasa dan jasa desain online shop.
5. Tidak Bisa Ditemukan di Google
Website yang tidak SEO-friendly sama saja seperti toko di gang gelap.
Tidak terlihat, tidak dikunjungi.
Solusi:
Perbaiki struktur SEO, konten relevan, dan optimasi teknis dasar.
Website Sekolah Juga Bisa Mengalami Masalah yang Sama
Website sekolah sering:
-
Informasinya tidak update
-
Sulit dinavigasi
-
Tidak jelas kontaknya
Padahal orang tua mencari:
-
website sekolah terbaik
-
website sekolah gratis terbaik
-
harga website sekolah
Website sekolah yang buruk justru menurunkan kepercayaan.
websitedeveloper.my.id: Memperbaiki, Bukan Menyalahkan
websitedeveloper.my.id membangun website yang sesuai dengan kebutuhan klien dan memperbaiki masalah nyata, bukan sekadar ganti tampilan.
Kami fokus pada:
-
Kejelasan fungsi
-
Kecepatan akses
-
Koneksi dengan media sosial
Pelayanan cepat, responsif, dan berorientasi solusi.
Website Buruk Bisa Lebih Mahal dari Tidak Punya Website
Karena ia memberi kesan salah.
Dan kesan pertama sulit diperbaiki.
Website yang baik tidak harus mahal.
Ia harus tepat.
FAQ – Memperbaiki Website yang Buruk
Bagaimana proses pembuatan website dari awal hingga akhir?
Dimulai dari audit website lama, analisis masalah, perancangan ulang struktur, hingga website baru siap digunakan.
Apa itu analisis web dan bagaimana cara menggunakannya?
Analisis web membantu menemukan titik di mana pengunjung sering meninggalkan website.
Apakah ada perbedaan antara desain web dan pengembangan web?
Desain web memperbaiki kesan, pengembangan web memperbaiki performa dan fungsi.
Apa yang dimaksud dengan UI (User Interface) dalam desain web?
UI yang buruk membingungkan pengguna, UI yang baik mengarahkan tanpa disadari.
Apa yang dimaksud dengan SEO-friendly website?
Website SEO-friendly membantu website Anda kembali ditemukan oleh calon pelanggan.
Penutup: Website Harus Jujur pada Fungsinya
Website bukan hiasan.
Ia alat kerja.
Jika tidak bekerja, ia harus diperbaiki.
Untuk info lebih lanjut hubungi nomor WhatsApp berikut :
Instagram :
https://www.instagram.com/website_termurah.id?igsh=N2thM3k4N3g1NHM3


